Tampilkan postingan dengan label dada. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dada. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

Trik Tidur Nyenyak Walau Sedang Pilek

Jakarta, Saat sedang mengalami batuk pilek seseorang kadang tidak bisa mendapatkan waktu istirahat dan tidur yang nyenyak. Tapi ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar bisa istirahat dengan nyaman saat pilek.

Umumnya orang dewasa akan mengalami pilek sekitar 2-5 kali dalam setahun, sedangkan anak-anak bisa 5-10 kali dalam setahun. Sebagian besar orang akan lebih rentantertular ketika musim dingin karena adanya penurunan suhu di sekitar serta kekebalan tubuh yang berkurang.

Berikut ini langkah-langkah mudah yang bisa dilakukan agar dapat beristirahat dengan nyaman saat pilek, seperti dikutip dari WebMD, Selasa (13/3/2012) yaitu:

1. Menggunakan humidifier agar lebih mudah bernapas
Humidifier yang digunakan akan melepaskan kelembaban ke udara, dan uap yang muncul ini bisa melonggarkan hidung mampet dan melembabkannya. Selain membantu orang bernapas lebih mudah, udara lembab juga menenangkan jaringan di hidung dan tenggorokan serta menghilangkan rasa sakit radang tenggorokan. Tapi pastikan untuk membersihkan humudifier secara teratur.

2. Mandi air hangat sebelum tidur
Mandi dengan menggunakan air hangat bisa membuat napas terasa lebih nyaman. Selain itu bisa juga dengan membungkuk di atas bak berisi air panas atau meletakkan kompres hangat di daerah sinus.

3. Pilihlah obat secara bijak
Obat batuk pilek biasanya mengandung bahan lain untuk mengobati gejala seperti hidung mampet, pilek, batuk, demam dan nyeri. Tapi bijaklah dalam memilih obat, karena beberapa bahan tertentu bisa membuat orang tetap terjaga, tapi di sisi lain beberapa antihistamin bisa membuat orang mengantuk.

4. Menenangkan sakit tenggorokan
Berkumur dengan air garam hangat sebelum tidur bisa menenangkan nyeri tenggorokan. Tapi jika sakit tenggorokan yang dialami parah dan disertai demam tinggi, sebaiknya hubungi dokter karena dikhawatirkan akibat infeksi tenggorokan.

5. Menggosokkan balsam untuk atasi batuk
Menggosokkan balsam di dada dan tenggorokan bisa membantu meringankan batuk yang berhubungan dengan flu. Uap yang muncul dari balsam akan menenangkan batuk dan mengurangi kemampatan. Tapi sebaiknya jangan dimakan atau dimasukkan ke dalam hidung.

6. Meninggikan kepala saat tidur
Meningkatkan posisi kepala saat tidur bisa membantu seseorang lebih mudah bernapas. Tapi sebaiknya jangan menumpuk banyak bantal karena membuat lengkungan leher sakit dan membuat sulit bernapas, melainkan dengan membentuk lereng yang lembut atau secara bertahap berundak.

7. Tidurlah sesuai jadwal
Pilek bisa mengganggu jadwal tidur seseorang, tapi sebaiknya tetap bangun dan tidur pada waktu yang sama seperti biasa. Hal ini karena jika seseorang kurang tidur akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh yang membuatnya sulit melawan penyakit yang dideritanya.
(ver/ir)

Bersumber dari : Vera Farah Bararah - detikHealth

Senin, 13 Februari 2012

Herpes zoster (cacar ular)

Orangtua terkadang panik bila dokter mengatakan anaknya terkena penyakit Herpes zoster. Mereka mengira bahwa anak mereka terkena penyakit kelamin. Ternyata penyakit Herpes itu memang ada 2 jenis yang sangat berbeda, hanya nama depannya saja yang kebetulan sama. Penyakit yang mungkin lebih dikenal oleh orangtua sebagai penyakit kelamin adalah Herpes simpleks, sedangkan Herpes zoster adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Varicela zoster. Penyakit ini mungkin lebih dikenal dengan istilah awamnya yaitu cacar ular.

Tanda dan gejala yang timbul cukup khas, yaitu demam disertai timbulnya gelembung bernanah yang bergerombol di satu daerah kulit (biasanya di daerah dada atau perut, walaupun dapat juga di daerah lain). Gelembung yang timbul terasa sakit dan hanya di satu sisi (bisa kiri atau kanan). Penyakit ini termasuk penyakit yang dapat sembuh sendiri (self limiting disease), dan pemberian sirup antipiretik seperti parasetamol disertai istirahat yang cukup biasanya sudah dapat menyembuhkan.

Penyakit ini dapat ditularkan langsung dari orang lain ataupun merupakan bentuk aktivasi yang lain dari infeksi cacar air sebelumnya. Cacar air (varisela) yang telah sembuh, ternyata sebagian kecil virus tidak mati tetapi berdiam di dalam tubuh dan apabila sewaktu-waktu aktif kembali maka akan timbul Herpes zoster ini. Walaupun demikian, para orangtua tidak perlu terlalu cemas karena umumnya penyakit ini jarang menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

Bersumber dari : www.kiddiecarecentre.com