Tampilkan postingan dengan label wisata alam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wisata alam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Januari 2012

Tips Membuat Rencana Berpergian Sendirian

Jakarta - Berencana travelling sendirian dalam waktu dekat ini? Berarti Anda harus melakukan persiapan sematang mungkin.

Anda harus membuat rencana perjalanan yang nantinya akan memberikan kesenangan sekaligus kenyamanan dalam kesendirian. Hal yang paling penting adalah memperhitungkan tempat, biaya, aktivitas, ketersediaan dan bahasa (jika liburan ke luar kota atau mancanegara).

Seperti dikutip dari Helium, ini beberapa tips membuat perencanaan sebelum berpergian sendirian.

1. Tentukan tempat tujuan, kenapa Anda ingin pergi ke sana; bagaimana cara menuju ke sana; apakah Anda pernah ke sana sebelumnya dan apa yang Anda tahu tentang tempat itu. Pergi ke suatu tempat untuk pertama kalinya mengharuskan Anda untuk tahu kondisi geografis dan lingkungan sekitar jika Anda ingin benar-benar menikmati waktu liburan di sana.

2. Anda bisa memilih tempat liburan sesuai dengan hobi, olahraga favorit atau ketertarikan pribadi agar lebih bisa mendapatkan 'me time' yang maksimal. Misalnya jika Anda tertarik dengan arsitektur bangunan kuno, bisa pergi ke Roma. Barcelona, memiliki banyak pantai yang indah sedangkan Paris adalah surga belanja fashion. Tahu apa yang menjadi daya tarik dari sebuah tempat adalah cara termudah untuk menentukan tempat kunjungan.

3. Pengeluaran biaya yang mendetail tentunya harus ada dalam perencanaan. Untuk itu, cari tahu informasi selengkapnya tentang biaya hidup di negara atau daerah yang akan Anda kunjungi. Eropa misalnya, umumnya biaya untuk ke sana cukup mahal. Mulai dari transportasi, makan dan belanja. Oleh karena itu, sebaiknya Anda sudah membuat persiapan jauh-jauh hari untuk menabung.

4. Perhitungkan juga aktivitas apa saja yang akan Anda lakukan di tempat tujuan, berapa lama tinggal dan lokasi wisata apa yang akan didatangi. Apakah lokasi penginapan cukup jauh atau dekat dari pusat kota, atau Anda mungkin justru tertarik mendatangi kota-kota kecil. Semua harus dikalkulasi secara detail untuk mencegah pengeluaran yang melebihi budget.

5. Buatlah itinerary atau jurnal perjalanan. Selain membantu Anda menghabiskan waktu liburan secara maksimal, juga memperhitungkan biaya yang nantinya dikeluarkan. Jika Anda pencinta hiking, maka London bukanlah tempat yang tepat. Bila Anda lebih suka menikmati kehidupan urban atau penggila belanja, Singapura, Hong Kong atau New York bisa jadi pilihan.

6. Hal terakhir yang tak boleh Anda lewatkan adalah akomodasi dan bahasa penduduk lokal. Anda tentunya tidak mungkin berpergian selalu menggunakan taksi, karena akan kehabisan biaya. Cari tahu sistem transportasi di tempat tujuan. Daerah mana yang lebih mudah diakses menggunakan bus, kereta atau taksi.

Bahasa adalah satu hal yang juga sangat penting dalam rencana perjalanan. Pelajari beberapa bahasa umum seperti "selamat pagi/siang/sore/malam", "halo", "terima kasih", atau "berapa harganya?" Jika Anda ingin berbelanja.

(hst/eny)

Bersumber dari : wolipop.com

Rabu, 04 Januari 2012

Kuliner Bakal Jadi Magnet Pariwisata Indonesia 2012

Rendang, kuliner andalan Indonesia
Rendang, kuliner andalan Indonesia

Apa kira-kira tren pariwisata yang akan dikembangkan pada 2012? Pemerintah rupanya memilih wisata minat khusus, termasuk wisata kuliner yang dipercaya menjadi pintu untuk menggaet para turis.

Hal ini disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka Pangestu dalam Lokakarya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2012 di Gedung Saptapesona Kemenparekraf Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (4/1/2012). Selain merevitalisasi potensi wisata yang ada, wisata minat khusus juga akan menjadi fokus pemerintah.

"Wisata minat khusus itu ada MICE, wisata bahari, wisata alam, olahraga, kuliner dan belanja," kata Mari.

Berdasarkan tingkat konsumsi wisatawan, yang terbesar yaitu 51 persen adalah sektor rekreasi mencakup outdoor, shopping dan kuliner. Di tempat kedua ada kesehatan dan agama sebesar 27 persen, serta bisnis dan profesional sebesar 15 persen. Nah, tentang wisata kuliner, Mari menilai wisata tersebut akan sangat prospektif.

"Pada 2012 kuliner akan menjadi pintu gerbang pariwisata indonesia," kata dia.

Pemerintah pun menyiapkan strategi untuk 3 tahun ke depan. Yang pertama, menyepakati ikon kuliner Indonesia yang akan dipromosikan ke luar negeri termasuk makanan dan minuman. Kedua menentukan standar kualitas dan resep untuk ikon tersebut

Yang ketiga bagaimana cara mempromosikan ikon tersebut sampai ke daerah-daerah terpencil di indonesia. Keempat, menentukan ikon makanan dan minuman per daerah.

"Yang kelima membuat sebuah tempat khusus untuk menjual ikon tersebut di masing-masing kota," jelas Mari.

Pada 2012 ini juga akan ada sejumlah program lain yang disiapkan Kemenparekraf. Pemerintah menyiapkan pengembangan kota tua di Jakarta, Semarang dan beberapa kota lain. Rencana mengembangkan geopark Danau Toba juga terus berlanjut dengan pembangunan diorama yang modern.

Green tourism dan pariwisata berkelanjutan akan dikembangkan. Pariwisata bertema kelestarian lingkungan akan bersinergi dengan banyak hal seperti green hotel dan upaya pelestarian alam.

"Nanti selain wisata diving, nanti juga akan diterapkan wisata menanam koral," ujarnya.

Bersumber dari : www.detik.com (Oleh: Sri Anindiati Nursastri - detikTravel)